Untitled Document Home    Profil    Pemerintahan    Potensi    Investasi    Kontak    BukuTamu    WebMail    SiteMap    Blog    Keu/TAPD    Fas.Umum    smsPEMKAB   

Potensi Unggulan Kabupaten Temanggung
Industri
Pertanian
Perkebunan
Peternakan
Perikanan
Pariwisata
Kuliner
Wisma dan Hotel
Sepuser tengah-tengahnya pulau jawa
MENGEMBALIKAN “KEJAYAAN AREN” DI TEMANGGUNG

     Kabupaten Temanggung merupakan salah satu kabupaten diProvinsi Jawa Tengah dengan luas wilayah 870,65 Km2. Secara Geografis Kabupaten Temanggung terletak diantara 7*14' LS–7*32'35" LS (Lintang Selatan) dan 110*23' BT – 110*46'30" BT (Bujur Timur). Di sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Semarang dan Kabupaten Magelang, disebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Kendal dan Kabupaten Semarang, disebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Wonosobo dan disebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Magelang. Secara Administratif Kabupaten Temanggung terdiri dari 20 Kecamatan, 266 desa dan 23 kelurahan, dengan 1.584 dusun/lingkungan.
     Wilayahnya sebagian besar berada di pegunungan, wilayah Kabupaten Temanggung sebagian besar merupakan dataran pada ketinggian antara 500–1.450 meter diatas permukaan laut. Sedangkan yang berada diatas ketinggian tersebut merupakan pegunungan yaitu pada lereng Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro. Karakteristik topografi terkait dengan ketinggian tempat, wilayah Kabupaten Temanggung terbagi kedalam 5 kelas ketinggian yaitu 400-500 meter dpl, 500-750 meter dpl, 750-1000 meter dpl, 1000-1500 meter dpl dan 1500-3000 meter dpl


Tabel 1. Luas Wilayah Berdasarkan Ketinggian
dari Permukaan Air Laut (Ha)

Sumber : Temanggung dalam angka 2007
Keterangan :
1)Termasuk wilayah Kecamatan Bansari dan Kecamatan Kledung
2)Termasuk wilayah kec Kranggan dan Kec Tlogomulyo
3)Termasuk wilayah Kecamatan Selopampang
4)Termasuk wilayah Kecamatan Gemawang
5)Termasuk wilayah Kecamatan Bejen
6)Termasuk wilayah Kecamatan Wonoboyo.

     Kabupaten Temanggung sangat terkenal sebagai daerah agraris karena lebih dari 70 % penduduknya adalah petani, dan angka PDRB nya 30 % disumbang dari sektor pertanian, pada era tahun 70 an sampai dengan 80 an Temanggung terkenal sebagai daerah yang banyak menghasilkan Tembakau, Kopi, Panili  dan Aren dari beberapa produk komoditas tersebut pada materi artikel ini kita akan fokus pada komoditas Aren, Pada tahun 70-80 an tersebut Temanggung menjadi daerah penghasil produk asal pohon aren yang sangat terkenal hampir semua kebutuhan tepung sagu dan gula aren bahan bakunya dipasok dari temanggung.
     Daerah Temangung hampir semua wilayahnya cocok di dan dapat tumbuh dengan baik pohon aren pada ketinggian 500mdpl -800mdpl dengan produksi optimal untuk ketinnggian kurang dari 500 mdpl dan lebih dari 800mdpl pohon aren tetap tumbuh dengan baik Cuma produksi buah kurang optimal, tanaman aren tidak membutuhkan tanah yang terlalu subur dapat hidup disemua kondisi tanah (tanah liat, tanah berkapur dan tanah berpasir), curah hujan yang ideal 1200mm/tahun, kedalaman air tanah 1-3 m, suhu rata-rata 25 ◦ C beriklim sedang sampai basah, dan cuma tidak tahan pada daerah yang kadar asamnya tinggi.
     Fungsi istimewa pohon aren adalah sebagai pengawet sumber daya alam terutama tanah, sebagai penyerap dan pengikat air yang besar, untuk kelestarian lingkungan hidup tetutama untuk pengijauan pada daerah, daerah perengan pegunungan dan sungai-sungai dan ini sangat cocok untuk dikembangkan kembali di temanggung.
     Disamping itu fungsi ekonomi sangat banyak semua bagian tumbuhan tanaman aren dapat di beri nilai tambah untuk jadi uang, namun sayang tanaman ini belum mendapat perhatian untuk dikembangkan dan dibudidayakan padahal permintaan produk ini sangat tinggi baik untuk keperluan sendiri maupun untuk ekspor dan sampai saat ini baru dicukupi dari tumbuhan liar, sehingga apabila tanaman aren banyak ditebang dan diambil batangnya (untuk tepung sagu) maka tanaman akan terus berkurang sehingga akan dapat menanggu fungsi ekologi dan ekonominya

KEGUNAAN POHON AREN
Pemanfaatan dan kegunan pohon aren sangat beragam diantarnya:
•Akar aren biasanya digunakan untuk obat tradisional dan peralatan
•Batang untuk diambil pati dan berbagai macam alat dan bangunan
•Ijuk untuk sapu dan peresapan air
•Daun untuk kawung (pembungkus rokok), untuk atap dan lidinya untuk tusuk sate dan sapu
•Buah aren untuk kolang-kaling
•Air nira untuk gula merah dan cuka
•Pati/tepung dalam batang untuk bahan makanan dan minuman

CONTOH PEMBUATAN GULA AREN
    Produk istemewa pohon aren  adalah gula jawa/aren istilah gula merah biasanya diasosiasikan pada segala jenis gula yang terbuat dari nira, yaitu cairan yang dikeluarkan dari bunga pada pohon yang berasal dari famili palmae seperti keiran gulalapa ,siwalan atau aren tetapi aren merupakan gula mewrah terbaik ,cara pengambilan cairan diawa;li dengan bunga mayang yang belum mekar di ikat kuat atau di pres dua batang kayu pada pangkalnya sehingga proses pemekaran bunga menjadi terhabat,sari makanan ysng sehsrudnys untuk mekar bunga menumpukjadi cairan gula ditandai dengan bunga yang membengkak, setelah proses pembengkakan berhenti, batang mayang diirids iris untuk mendapatkan cairan gula secara bertahap , cairan gula di tampunf pada wadah yang terbuat dari daun palma secara bertahap biasanya 2-3 kali , cairan lalu dimasak sampai kenral dan dituang pada daun palma / atau cetakan hingga beku, gula merah bisa dipakai sebagai bahan baku kecap,juga digunakan membuat aneka makanan  kue puding dan masakan cina.

KONDISI EXSISTING POHON AREN
    Kondisi existing pada saat ini produksi aren terus menurun pada kurun 2003-2006 luas lahan tanaman aren berkisar 700ha dengan produksi rata rata kurang lebih 1.200 ton/tahun bahkan tahun 2007 luas lahan aren tinggal 573,96 dengan produksi 1.036,04 ton tanaman aren menyebar


Sumber : Temanggung dalam angka 2008  BPS Temanggung

     Dari luas dan produksi aren di kabupaten Temanggung saat ini telah ada  perusahan kecil  pengolah gula  aren 1693 dan mampu merekrut tenaga kerja 3.356 dengan produksi gula aren 850 ton/th dengan nominal Rp 5.525.000.000,- industri sapu ijuk produksi 364.000 buah dg nominal Rp 566.000.000,-  yang tersebar di kecamatan kandangan , gemawang, pringsurat, kranggan, candiroto, bejen, wonoboyo. Belum termasuk prudoksi yang belum terdata yaitu penjualan batang aren untuk bahan pati, penjualan  ijuk sebagai bahan bangunan, penjualan kolang-kaling, pendeknya manfaat pohon aren telah mampu meningkatkan pendapatan masyarakat petani secara significan , sayangnya pemanfaatan pohon aren belum dibarengi upaya penanaman sehingga dikhawatirkan pada kurun 5 tahun mendatang pohon aren akan habis dari bumi Temanggung.

POHON AREN SEBAGAI SOLUSI
     Mendasari pada upaya pelaksanaan Visi dan Misi masa Kepemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Temanggung (Hasyim-Budiarto), guna pencapain misi ke 5 yang berbunyi “ Pemberdayaan masyarakat dan seluruh   potensi ekonom kerakyatan, bertumpu pada potensi sumberdaya alam dan potensi unggulan daerah, serta pemerataan pertumbuhan ekonomi daerah” dan misi ke 6 yang berbunyi “Pelestarian lingkungan hidup”, upaya mengembangkan kembali penanaman pohon aren bisa menjadi salah satu solusi alternatif untuk mengatasi 2 masalah sekaligus yaitu peningkatan pendapatan dan rehabilitasi lingkungan , meskipun tanaman aren ini mulai berbunga dan berbuah pada umur 8-10 th kemudian.
     Mengingat kondisi lahan kritis dikabupaten Temanggung saat ini sudah mencapai 41.183 ha dari 87.065Ha luas wilyah Temanggung dan 14.965 ha berada wilayah lereng sindoro, sumbing dan prau merupakan dampak budidaya tanaman monokultur yang sudah berjalan bertahun-tahun. Upaya mengembalikan lahan menjadi subur dan  mengurangi dampak dari degradasi lahan serta erosi, penanaman tanaman keras perlu di kembangkan pada semua lahan-lahan kosong yang ada salah satunya adalah gerakan penanaman pohon aren, pohon aren punya banyak kelebihan selain beberapa manfaat yang sudah disebutkan diatas pohon aren dapat digunakan sebagai bahan bio etanol dan perakaranya mampu menyerap dan mengikat serta menyimpan air dalam jumlah banyak sehingga membantu bumi untuk mencadangkan air tanah.
     Upaya pengembangan dan penggalakan penanaman pohon aren telah mulai dilakukan pada tahun 2008 ini oleh Pemerintah Kabupaten Temanggung  bersama Perhutani merencanakan mananam pohon aren selama tahun 2008-010 ini sebanyak 1.200 Ha (100–200 phn/ha),atau (120.000-240.000) pohon baik dilahan perhutani maupun lahan masyarakat  dan sampai pada tahun 2009 sudah tertanam pohon aren sebanyak 25.000 pohon diantarnya 3000 pohon yaitu di kecamatan gemawang (karang seneng, ngadisepi, muncar, banaran, krempong ).
     Disamping itu dalam rangka menggugah kesadaran mayarakat sekitar hutan dan bertepatan dengan peringatan hari bumi tanggal 22 april 2009 dilaksanakan oleh Bapeluh Kab Temanggung bersama IPKINDO (Ikatan Penyuluh Kehutanan Indonesia cabang Temangung) melakukan kegiatan  temu wicara gerkan menyalamatkan bumi dengan salah satunya tekad untuk mengembalikan kejayaan Aren di Temanggung, untuk itu marilah kita sukseskan bersama upaya yang mulia ini untuk melestarikan lingkungan hidup di bumi Temanggung dengan mengembalikan kejayaan Pohon Aren.(Bapeluh/Masrik Amin)